Wisata Religi Kepri Tawarkan Pengalaman Lintas Iman di Satu Destinasi
TANJUNGPINANG, LELEMUKU.COM – Kepulauan Riau menawarkan pengalaman wisata religi yang langka: enam agama resmi di Indonesia hadir dalam satu provinsi dengan destinasi ibadah dan ziarah yang masing-masing memiliki nilai sejarah dan budaya tersendiri. Keberagaman ini menjadikan Kepri sebagai salah satu destinasi wisata spiritual paling lengkap di Indonesia.
Bagi wisatawan muslim, Masjid Raya Sultan Riau di Pulau Penyengat menjadi magnet utama. Masjid bersejarah ini berdiri megah bersama sejumlah situs ziarah seperti Makam Raja Ali Haji dan Makam Raja Haji Fisabilillah yang kerap dikunjungi peziarah dari berbagai daerah.
Wisatawan Kristiani dapat mengunjungi Gua Maria di Batam dan Trikora, serta Makam Kristen Pengungsi Vietnam di Pulau Galang yang menyimpan kisah sejarah migrasi manusia akibat perang saudara. Sementara umat Buddha memiliki Vihara Avalokitesvara Graha yang diklaim sebagai vihara terbesar se-Asia Tenggara, dilengkapi Vihara Ksitigarbha Bodhisattva dengan seribu patung murid Buddha.
Umat Hindu dapat merasakan pengalaman spiritual di Pura Agung Amertha Bhuana di Batam dan Pura Dharma Kerthi di Lagoi, Bintan, dua pura yang berdiri di tengah tanah Melayu. Sedangkan umat Konghucu dapat menjelajahi klenteng-klenteng tua di kawasan Senggarang, Tanjungpinang, termasuk Klenteng Pohon Bayan yang sarat nilai historis.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau, Hasan, menyebutkan bahwa berbagai event pariwisata seni dan budaya terus digelar untuk memperkuat daya tarik destinasi di Kepri.
"Berbagai iven itu sekaligus menghadirkan pengalaman yang kaya dan beragam bagi wisatawan," ujarnya.
Pengelolaan kepariwisataan di Kepulauan Riau diatur oleh Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau yang berkantor di Pulau Dompak, Tanjungpinang. (Evu)
