Batam Pintu Gerbang Ketiga Indonesia, 2,25 Juta Wisman Masuk Tiap Tahun

Batam Pintu Gerbang Ketiga Indonesia, 2,25 Juta Wisman Masuk Tiap Tahun

BATAM, LELEMUKU.COM – Kota Batam bukan sekadar kawasan industri. Di balik deretan pabrik dan kawasan perdagangan bebas, Batam telah menjelma menjadi surga belanja dan hiburan bertaraf internasional yang menyedot jutaan wisatawan asing setiap tahunnya. Sebanyak 2,25 juta orang atau sekitar 25 persen dari seluruh wisatawan mancanegara di Indonesia tercatat masuk melalui Batam, menjadikannya pintu gerbang pariwisata utama ketiga di Indonesia setelah Bali dan Jakarta.

Wisatawan dari Singapura mendominasi kunjungan ke Kepulauan Riau dengan angka 51,23 persen dari total wisatawan mancanegara. Malaysia menyusul di posisi kedua dengan 14,72 persen. Kedekatan geografis Batam dengan Singapura yang hanya dipisahkan selat sempit menjadi faktor utama tingginya arus kunjungan ini.

Daya tarik utama Batam bagi pelancong asing adalah wisata belanja dengan harga kompetitif. Sejumlah pusat perbelanjaan modern seperti Nagoya Hill Superblock, Batam City Square, Mega Mall Batam Center, dan DC Mall menjadi destinasi favorit. Batam secara rutin juga menggelar pesta diskon Batam Great Sale khususnya pada akhir tahun untuk menarik lebih banyak pengunjung.

Selain belanja, Mega Wisata Ocarina menjadi destinasi hiburan modern terbesar se-Kepulauan Riau. Kawasan Golden King di Bengkong pun menawarkan pengalaman unik dengan replika kapal Laksamana Cheng Ho, miniatur Indonesia, restoran, dan taman bermain dalam satu area.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau, Hasan, menegaskan pihaknya terus mendorong pengembangan pariwisata yang berdampak langsung pada perekonomian daerah.

"Pemerintah Provinsi Kepri berkomitmen untuk terus mengembangkan pariwisata yang inklusif, berkualitas, dan berdampak langsung terhadap perekonomian daerah," tegasnya.

Batam-Bintan juga telah ditetapkan pemerintah Indonesia sebagai salah satu dari 10 destinasi MICE nasional bersama Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Bali, dan enam kota lainnya. (Evu)